Perbedaan antara Margarin dan Mentega

Perbedaan margarin dan mentega

Apakah ada pebedaan margarin dan mentega?.. Mungkin sudah banyak yang mengerti tentang hal ini, tapi tahukah Anda mengenai sifat dan kandungan nutrisinya? . Biasanya orang-orang penganut diet atau yang peduli dengan kesehatan mengganti margarin dengan mentega. Lalu benarkah margarin lebih sehat daripada mentega?..

Advertisement

Margarin merupakan produk makanan buatan manusia, yang dibuat dari minyak nabati dan melalui banyak proses kimia, seperti pemutihan, penyaringan dll sebelum dihydrolosis; yaitu di mana margarin dipanaskan dengan katalis logam (nikel) dan gas hidrogen untuk membuatnya bisa padat; proses selanjutnya seperti menambahkan beberapa pewarna dan penyedap. Proses seperti ini akan menciptakan lemak trans, yang sangat buruk bagi kesehatan dan tak ditemukan dari alam.

Mentega dibuat dengan alamiah yang proses pencampuran dengan menggunakan  kocokan tangan atau mesin besar. Untuk memisahkan cairan dari lemak, yang dilakukan dengan reseptor asam laktat, yang dibuat dari bakteri yang secara alami bisa diperoleh dari semua produk susu. Bakteri sebenarnya juga penting dalam diet dan pencernaan kita, dan tanpa mereka tidak akan ada keju, yoghurt, dll; umumnya tidak membahayakan.

Berikut beberapa perbedaan pokok antara mentega dan margarin :

Mentega

  • Mentega merupakan sumber yang sangat baik vitamin A, D, E, dan K. Dan tidak satupun vitamin yang larut dalam lemak ini ditemukan dalam margarin.
  • Kualitas mentega terbaik terbuat dari krim mentah dan bersertifkasi; terdiri dari asam lemak yang sehat.
  • Logam beracun atau lemak trans  tidak ditemukan dalam mentega.
  • Mentega adalah produk susu, tetapi sebenarnya mudah dicerna. Mentega tidak mengandung gula susu atau protein susu yang merupakan alergen utama yang ditemukan dalam produk susu.
  • Mengandung kolesterol serta lemak jenuh. Mentega banyak mengandung lemak jenuh, yang bisa menjadi masalah bagi kesehatan.
  • Asupan lemak jenuh yang tinggi dalam diet dapat berkontribusi pada penyakit jantung.
  • Asupan lemak jenush yang sehat adalah 10-15 gram per hari. Satu sendok makan mentega mengandung lebih dari 7 gram lemak jenuh.
Coba Juga :   Cara membuat lontong bungkus plastik

Margarin

  • Margarin dibuat dari minyak nabati yang telah diekstrak atau dihaluskan secara kimiawi.
  • Untuk membuat margarin, minyak harus dipadatkan dalam beberapa derajat. Proses pemadatan dimulai ketika hidrogen dihembuskan melalui minyak sayur dengan suhu tinggi. Ini jenuh dengan beberapa ikatan kimia, sehingga menghasilkan produk yang padat pada suhu kamar.
  • Tak mengandung vitamin, karena vitamin E rusak dalam minyak.
    Sedikit  lemak jenuh daripada mentega.
  • Margarin mengandung lemak trans, yang bisa menurunkan kadar kolesterol baik dan meningkatkan kolesterol jahat.
    Satu sendok makan margarin mengandung 3 gram lemak trans dan 3 gram lemak jenuh.
  • Margarin mengandung nikel serta bahan kimia lainnya yang bisa buruk jika dikonsumsi dalam proporsi yang besar. Jika Nikel dikonsumsi secara berlebihan, bisa menyebabkan penyakit ginjal, kanker, dan kondisi lain.
  • Margarin lebih padat pada suhu kamar, karena lebih banyak lemak trans yang dikandungnya. Margarin dalam bentuk padat mengandung 3 gram lemak trans, sedangkan margarin dalam bentuk cair mengandung1 sampai 2 gram lemak trans.

Margarin bisa digunakan untuk membantu membuat beberapa kue, tapi tidak semua jenis kue. Sementara mentega memiliki beberapa sifat kimia yang sangat khusus yang memungkinkan reaksi kimia tertentu yang tidak bisa dilakukan oleh margarin.

Advertisement

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *