Kandungan Nutrisi tomat dan manfaatnya bagi kesehatan

kandungan nutrisi tomat

Tomat tentu tak pernah ketinggalan dari dalam keranjang belanjaan Anda. Ya, sayuran jenis buah ini sudah sangat lazim banyak dibutuhkan, termasuk sambal tomat, sambal bajak, oseng-oseng, serta dibuat untuk saos tomat, dll. Pastinya terasa ada yang kurang jika Anda sampai lupa memasukkan tomat saat membeli bahan kebutuhan dapur. Itu adalah sedikit dalam hal kebutuhan, lalu apa yang bisa diberikan oleh tomat bagi kesehatan tubuh kita?… Jangan ditanya, tomat terkenal akan kandungan nutrisinya yang tinggi terutama dari golongan vitamin, mineral, dan antioksidan kuat seperti likopen. Jadi, sambil melengkapi resep masakan, berarti Anda juga berkontribusi dalam menjaga kesehatan tubuh Anda sendiri. Jus tomat bersama dengan wortel yang sama menyehatkan bagus lho, juga nikmat rasanya.

Advertisement

Inilah bermacam kandungan nutrisi penting dalam tomat, serta manfaatnya bagi kesehatan kita

Kandungan nutrisi pada tomat

Satu buah tomat yang berukuran sedang hanya menyediakan 22 kalori , 0 gram lemak, dan 5 gram karbohidrat – termasuk 1 gram serat,  3 gram gula, dan 1 gram protein. Tomat merupakan buah sayur yang kaya akan vitamin A dan C dan asam folat – 3 buah nutrisi yang paling dibutuhkan setiap hari terutama untuk ketahanan tubuh. Tomat masih banyak menyediakan beragam nutrisi lainnya, yang kesemuanya bermanfaat termasuk antioksidan asam alfa lipoic, likopen, kolin, asam folat, beta-karoten dan lutein. Asam alfa lipoic bermanfaat untuk membantu tubuh mengubah glukosa menjadi energi. Beberapa bukti juga menunjukkan bahwa asam alfa-lipoic bisa membantu mengontrol glukosa darah, meningkatkan vasodilatasi dan melindungi dari retinopati pada pasien diabetes, dan bahkan bisa membantu meremajakan otak dan jaringan saraf.

Lycopene adalah jenis antioksidan yang membuat warna merah pada tomat, dan memberikan sekitar 80 persen dari kebutuhan likopen tubuh sehari-hari.

Kolin merupakan nutrisi penting yang juga banyak ditemukan dalam tomat,  yang bergua membantu memudahkan tidur, elastisitas otot, fungsi belajar dan memori pada otak. Kolin juga bermanfaat membantu mempertahankan struktur membran sel, membantu pengiriman impuls saraf, membantu penyerapan lemak, dan mengurangi peradangan kronis.

Manfaat mengkonsumsi tomat bagi kesehatan

Banyak sekali manfaat mengkonsumsi semua jenis buah-buahan dan sayuran, termasuk tomat. Hal ini bisa mengurangi resiko penyakit jantung, diabetes, dan bahkan kanker. Konsumsi banyak Buah dan sayuran juga dikaitkan dengan peningkatan kesehatan kulit dan rambut, meningkatkan energi, dan menjaga berat badan normal. Menaambah konsumsi buah-buahan dan sayuran secara signifikan bisa mengurangi risiko obesitas dan kematian secara keseluruhan.

Mencegah berbagai jenis Kanker :

Sebagai sumber antioksidan dan vitamin C yang sangat baik, tomat membantu mencegah dan membersihkan radikal bebas yang telah diketahui menyebabkan kanker.

Lycopene telah dikaitkan dengan pencegahan kanker prostat dalam beberapa penelitian. Menurut seorang professor dari departemen ilmu pangan dan nutrisi manusia di University of Illinois, Prof. John Erdman, Ph.D, ada dukungan yang baik dan kuat epidemiologi meningkatkan konsumsi produk tomat dan kejadian lebih rendah kanker prostat.[ referensi]

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health Departmen of Nutrition, pada orang-orang muda, memasukan makanan yang kaya beta-karoten dalam diet berperan penting untuk melindungi mereka terhadap kanker prostat.

Mengkonsumsi Beta karoten telah terbukti berhubungan terbalik dengan perkembangan kanker usus besar pada populasi Jepang. Asupan serat yang tinggi yang berasal dari buah-buahan dan sayur-sayuran terkait dengan penurunan risiko kanker kolorektal .

Menurut American Cancer Society , beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa orang dengan diet kaya tomat mungkin memiliki risiko jenis kanker tertentu yang lebih rendah, terutama kanker prostat, kanker paru-paru, dankanker kolon. Penelitian yang berbasis manusia lebih lanjut masih dibutuhkan untuk mengetahui apa peran likopen dalam pencegahan atau pengobatan kanker.

Coba Juga :   Kandungan Nutrisi Wortel dan Manfaatnya

Menjaga Tekanan darah :

Menjaga asupan natrium yang rendah sangat penting untuk menurunkan tekanan darah, dan  meningkatkan asupan kalium mungkin juga sama pentingnya karena efek vasodilatasinya.

Asupan kalium yang tinggi juga dikaitkan dengan penurunan 20% risiko kematian karena banyak penyebab.

Untuk Kesehatan jantung :

Serat, kalium, vitamin C, dan kolin yang terdapat dalam tomat mendukung kesehatan jantung. Peningkatan asupan kalium yang disertai dengan penurunan asupan natrium adalah perubahan pola makan yang paling penting untuk bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Dalam sebuah penelitian, orang yang mengkonsumsi 4069 mg kalium setiap hari memiliki risiko 49 persen lebih rendah dari kematian akibat penyakit jantung iskemik, jika  dibandingkan dengan mereka yang kurang atau jarang mengkonsumsinya. [referensi]

Asupan kalium tinggi juga terkait dengan penurunan risiko stroke, melindungi kehilangan massa otot, menjaga kepadatan mineral tulang, dan penurunan pembentukan batu ginjal.

Untuk Diabetes :

Penelitian telah menunjukkan bahwa penderita diabetes tipe 1 yang mengonsumsi serat memiliki kadar glukosa darah yang rendah, namun untuk diabetes tipe 2 mungkin meningkatkan gula darah, lipid dan kadar insulin. Satu cangkir tomat menyediakan sekitar 2 gram serat.

Untuk Kesehatan dan kecantikan kulit :

Kolagen berperan memberikan dukungan untuk kulit, namun keberadaannya sangat bergantung pada vitamin C – nutrisi penting yang bekerja sebagai antioksidan untuk mencegah kerusakan kulit karena sinar matahari dan polusi dan secara keseluruhan meningkatkan tekstur kulit.[resferensi]

Pencegahan Sembelit :

Makan makanan yang tinggi kandungan air dan serat seperti tomat bisa membantu hidrasi tubuh dan melancarkan BAB. Serat sangat penting untuk mengurangi kemungkinan sembelit.

Untuk Kehamilan :

Asupana sam folat yang cukup sangat penting bagi wanita hamil untuk mencegah terjadinya cacat tabung saraf pada bayi dalam kandungan.

Mencegah Depresi :

Asam folat dalam tomat juga bisa membantu mencegah depresi dengan cara mencegah kelebihan pembentukan homosistein dalam tubuh – yaitu zat  yang bisa mencegah darah dan nutrisi lain untuk mencapai otak. Kelebihan senyawa ini bisa mengganggu produksi hormon “bahagia” serotonin, dopamine, dan norepinephrine – yang tak hanya berperan mengatur hanya suasana hati, tapi juga tidur dan nafsu makan. [referensi]

Perhatian dan kewaspadaan

  1. Sayuran seperti tomat bisa terkontaminasi oleh banyak zat kimia yang berasal dari insektisida. Jadi sebaiknya dipersiapkan dengan baik dan bersih, kalau perlu dapatkan yang organik.
  2. Beta blocker adalah jenis obat yang paling umum diresepkan untuk penderita penyakit jantung. Dan makanan tinggi kalium seperti tomat sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang sedang saat menggunakan beta blocker.
  3. Mengkonsumsi terlalu banyak kalium juga bisa membahayakan bagi orang dengan fungsi ginjal yang tidak penuh. Karena bila ginjal tidak mampu mengeluarkan kelebihan kalium dalam darah bisa berakibat buruk.
  4. Orang dengan masalah asam lambung dan maag mungkin bisa mengalami peningkatan gejala, namun setiap orang bisa berbeda reaksinya.

Secara keseluruhan dalam pola makan, yang paling penting adalah pencegahan penyakit dan untuk mencapai kesehatan yang lebih baik. Cara terbaik adalah makan berbagai jenis makanan sehat, daripada hanya makanan jenis tertentu saja sebagai kunci untuk kesehatan yang baik.

Advertisement

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *