Kandungan nutrisi Kacang tanah dan manfaatnya bagi kesehatan

kandungan nutrisi kacang tanah

Kacang tanah merupakan komoditas pertanian yang sangat populer. Rasanya yang gurih dan lezat, membuatnya banyak digunakan dalam berbagai jenis makanan. Kacang tanah umumnya menunjukkan identitas khas sate, bumbu pecel, pepes, dan masih banyak lagi yang lain. Juga banyak di gunakan untuk melengkapi pembuatan kue, sebagai selai kacang tanah, kue kering kacang, kacang telur, dsb.

Advertisement

Berbicara mengenai kacang tanah, tentu pada akhirnya menjurus kepada kandungan nutrisi dan manfaatnya bagi kesehatan. Nah tentu sangat baik untuk mengetahui informasi gizi dari apa yang kita makan, sehingga kita tahu berapa asupan yang tepat, kapan disajikan, atau apa saja kemungkinan resiko efek samping seperti alergi demi kesehatan yang lebih baik.

Berikut ini informasi kandungan nutrisi pada kacang tanah serta manfaatnya bagi kesehatan

Kandungan gizi

Selain rasanya yang kaya, kacang tanah juga dipenuhi zat atau nutrisi yang dibutuhkan untuk menunjang kesehatan yang lebih baik. Secara umum, hampir semua jenis kacang-kacangan konsumsi semuanya menyediakan banyak nutrisi penting; diantaranya serat, protein, karbohidrat, lemak(termasuk lemak jenuh, lemak tak jenuh ganda, lemak tak jenuh tunggal, dan omega 6), kalori, sodium, kalsium, vitamin C, A, D, E, K, B kompleks(riboflavin, thiamin, niacin, asam folat, b12, b6, asam pantotenat), koline, dan betain. Kacang juga menyediakan berbagai jenis mineral, termasuk zat besi, magnesium, fosfor, kalium, seng, tembaga, mangan, dan selenium. Zat-zat tertentu yang diyakini sebagai antioksidan seperti isoflavon juga banyak terdapat dalam kacang tanah. Semua jenis nutrisi tersebut sangat diperlukan setiap hari untuk kesehatan yang optimal.

Manfaat kacang tanah bagi kesehatan:

  • Kacang tanah menyediakan banyak energi (sekitar 567 kalori per 100 g), dan mengandung mineral, antioksidan dan banyak vitamin yang penting untuk kesehatan yang optimal.
  • Kacang menyediakan tingkat kecukupan asam lemak, terutama asam oleat (lemak tak jenuh tunggal), yang membantu menurunkan LDL atau “kolesterol jahat” dan meningkatkan tingkat HDL atau “kolesterol baik” dalam darah. Studi penelitian telah menunjukkan bahwa diet Mediterania yang kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal mencegah penyakit arteri dan stroke dengan mendukung profil lipid darah yang sehat .
  • Kacang merupakan sumber protein yang baik; yaitu asam amino berkualitas baik yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan.
  • Penelitian telah menunjukkan bahwa kacang mengandung antioksidan golongan polifenolik dalam jumlah yang tinggi, yaitu terutama asam p coumaric. Senyawa ini telah dikaitkan mengurangi risiko kanker usus dengan membatasi pembentukan nitrosamin yaitu karsinogenik dalam usus.
  • Kacang tanah merupakan sumber antioksidan resveratol yang sangat baik, merupakan golongan dari antioksidan polifenol yang lain. Resveratrol¬† ditemukan memiliki fungsi melindungi dari kanker, penyakit jantung, penyakit saraf degeneratif, serta penyakit Alzheimer(pikun menahun)
  • Studi juga menunjukkan bahwa resveratrol juga bermanfaat mengurangi risiko stroke dengan cara mengubah mekanisme molekuler dalam pembuluh darah, mengurangi kerentanan terhadap kerusakan vaskular dengan cara menurunkan aktivitas angiotensin(hormon sistemik yang bertanggung jawab terhadap penyempitan pembuluh darah yang meningkatkan tekanan darah).
  • Penelitian terbaru menunjukkan bahwa memanggang atau merebus kacang tanah akan meningkatkan ketersediaan zat antioksidan pada kacang. Kacang yang diolah dengan perebusan ditemukan mengalami peningkatan dua dan empat kali lipat antioksidan jenis isoflavon, biochanin dan genistein.
  • kacang tanah merupakan sumbervitamin E yang sangat baik(alfa tokoferol); yaitu sekitar 8g per100 gramnya. vitamin E merupakan antioksidan yang bersifat larut lemak yang kuat,¬† yang membantu menjaga integritas selaput lendir dan kulit dengan melindunginya dari radikal bebas.
  • Kacang mengandung vitamin B kompleks penting, seperti riboflavin, niasin, thiamin, asam pantotenat, vitamin B6, dan folat. Yang terbanyak adalah Niacin, vitamin yang berkontribusi terhadap kesehatan otak dan aliran darah ke otak.
  • Kacang merupakan sumber kaya mineral, seperti tembaga, mangan, kalium, kalsium, zat besi, magnesium, seng, dan selenium; yang semuanya sangat dibutuhkan oleh tubuh setiap hari untuk menunjang kesehatannya.
  • Mengkonsumsi segenggam kacang tanah setiap hari sudah memberikan antioksidan, mineral, vitamin, dan protein bagi tubuh dalam jumlah yang disarankan.
Coba Juga :   Kandungan nutrisi Kacang Hijau dan manfaatnya

Keamanan

  • Kacang tanah mengandung zat makanan tertentu yang dapat menyebabkan alergi pada orang yang hipersensitif terhadapnya. Reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh bisa menyebabkan gejala yang parah seperti muntah, nyeri perut, pembengkakan pada bibir dan tenggorokan yang menyebabkan kesulitan bernapas,sesak nafas, dan bahkan kadang-kadang bisa berujung kematian. Oleh karena itu bagi orang yang sensitif atau alergi dengan kacang disarankan untuk menghindari segala produk makanan yang mengandung kacang tanah.
  • Kacang-kacangan ini merupakan salah satu tanaman yang sangat rentan terhadap jamur, terutama jenis yang memproduksi aflatoksin(karsinogen yang sangat kuat dan dikenal berbahaya yang menyebabkan sirosis hati dan kanker. Membakar kacang bisa membantu untuk mengurangi kadar toksin dalam kacang, sehingga terhindar dari aflatoksin.

Sangkalan : Informasi kesehatan dalam artikel ini hanya untuk digunakan sebagai informasi saja, bukan untuk tujuan pengobatan atau pengganti nasehat medis. Tanyakan kepada dokter atau ahli kesehatan untuk memperoleh informasi yang akurat dan sesuai dengan kondisi Anda.

Advertisement

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *